Skip to main content

PUISI PAHLAWAN


Untukmu Pahlawanku
By Muhammad Arinal Haq
Pahlawan…
Sosok tangguh sang pejuang
Melawan penjajahan dan penindasan
Oleh bangsa asing tak berhati

Demi bangsa kau taruhkan nyawa
Demi negeri kau korbankan diri
Maut menghadang kau anggap hiburan
Tak sedikitpun takut terpancarkan

Kau garang meski tanpa pedang
Kau gagah walau tanpa panah
Kau tangguh di depan musuh
Walau sebilah bambu perisai diri
Berjuang sepenuh hati
Di bawah naungan ilahi
Untuk satu tujuan mulia
Merdeka atau mati
Jasamu kan slalu terkenang
Takkan lekang oleh waktu dan ruang
Kan terpatri dalam sanubari
Menyatu dalam kalbu

Jepara, 20 Agustus 2015

Comments

Popular posts from this blog

Artikel : Indahnya Kemajemukan

Indahnya Pluralisme, Modal Integrasi Bangsa             Sejarah mencatat, bahwa sebagian besar negara di dunia memiliki latar belakang sebagai masyarakat yang majemuk atau plural, begitu pula dengan bangsa Indonesia. Istilah Masyarakat Indonesia Majemuk atau Plural pertama kali diperkenalkan oleh Furnivall dalam bukunya Netherlands A Study of Plural Economy (1967). Secara etimologi, kata “ plural ” berasal dari Bahasa Inggris yang berarti beragam. Kata inilah yang kemudian menjadi acuan akan lahirnya pluralisme, yaitu suatu paham atau pandangan hidup yang mengakui dan menerima adanya “keberagaman” dan “kemajemukan” dalam suatu kehidupan kelompok masyarakat. Kemajemukan yang dimaksud dapat dilihat dari segi agama, suku, ras, adat, dll. Penerimaan kemajemukan dalam paham pluralisme merupakan suatu yang mutlak dan tidak dapat ditawar lagi. Menerima kemajemukan berarti menerima adanya perbedaan. Menerima perbedaan bukan berarti m...

KATA-KATA BIJAK KEHIDUPAN 2015

KATA KATA BIJAK KEHIDUPAN Dengan semangat, ANDA pasti bisa. Bersemangatlah dengan hati, agar semangat anda tetap dijalan kebenaran. Air mata terkadang tak selalu menunjukkan kesedihan, kadang kita dapat tertawa bahagia bersama sahabat terbaik kita. Orang yg menyukai tantangan, adalah orang yg memberi ruang pada impian untuk menjadi kenyataan ,.. FIGHT. Segeralah berbuat kebaikan, TAPI jangan tergesa-gesa melihat hasilnya. Lakukan dengan konsisten. Kesempatan selalu ada. Biarkan kailmu terus siaga didalam kolam yg paling tidak kau harapkan, seringkali ikan berada di sana. Jika masalah datang, tenangkan pikiran. Tak perlu memaksakan mengambil keputusan saat pikiran sedang kusut. Seseorang takkan pernah memahami arti keberhasilan yang sempurna tanpa mengalami kegagalan sebelumnya. Perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusuhan dan pengkhianatan. Jangan hiraukan mereka yg berbicara buruk di belakangmu, karena mereka...

MEA : Dua Sisi Mata Pisau Bagi Perekonomian Indonesia

SEPULUH  negara ASEAN akan menjadi seperti satu desa besar yang dipersatukan dalam komunitas Asean Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN tahun 2015 mendatang. Tidak ada lagi hambatan dalam perdagangan barang dan jasa. Aturan yang biasanya hanya berlaku di satu negara, dengan adanya kerja sama ini akan berbeda. Tentu, ibarat istilah yang sering terdengar, penerapan MEA pada 2015 nanti bagaikan dua mata pisau belati. Di satu sisi memberikan peluang besar dalam mengembangkan perdagangan. Namun di sisi lain, bisa berdampak buruk bagi perekonomian khususnya bagi pelaku usaha yang berskala kecil dan menengah. Dalam satu kesempatan baru-baru ini, saat pertemuan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI )di Batam, Staf Ahli Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Saut Situmorang, mengatakan, ada dua perspektif yang akan terlihat dari penerapan MEA 2015 ke depan. Kebetulan, saat pertemuan itu, APEKSI mengangkat tema “Upaya mengoptimalisasi manfaat dan antisipasi terhadap ...